Posted by : Unknown Kamis, 27 November 2014

Format kabel straight, kedua ujung kabel berwarna sama :
1.Putih Orange
2.Orange
3.Putih Hijau
4.Biru
5.Putih Biru
6.Hijau
7.Putih Cokelat
8.Cokelat


Format kabel cross, Kedua ujung kabel berwarna berdeda :
- Ujung pertama:
1. Putih hijau
2. Hijau
3. putih orange
4. biru
5. Putih biru
6. Orange
7. Putih coklat
8. oklat

- Ujung kedua :
1. Putih orange
2. Orange
3. Putih hijau
4. Biru
5. Putih biru
6. Hijau
7. Putih coklat
8. Coklat


Perbedaan kabel straight dan cross dalam pengiriman data dan penerimaan data :

- Pengiriman data dengan model kabel lurus) adalah data dikirimkan ke hub atau switch baru dari hub dikembalikan. Pengiriman data oleh network adapter akan diterima sebagai signal pengiriman data oleh hub atau switch dan penerima data di network adapter dan penerimaan data oleh hub atau switch.

- Pengiriman dan penerimaan data kabel silang dari computer ke computer yaitu Pengiriman data oleh network adapter komputer 1 akan diterima sebagai sinyal penerima di network adapter komputer 2 dan penerimaan data oleh network adapter komputer 1 adalah merupakan pengiriman data oleh network adapter komputer 2.

Penjelasan terperinci mengenai perbedaan kabel straight dengan kabel cross :

- Kabel Straight, digunakan pada saat ingin menghubungkan antara computer dan hub ataupun sebaliknya. Dengan kata lain metode ini digunakan ketika kita akan menghubungkan 2 komputer ataupun lebih,tapi melalui perantara seperti hub ataupun switch. Kabel straight adalah istilah untuk kabel yang menggunakan standar yang sama pada kedua ujung kabelnya, bisa EIA/TIA 568A atau EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabel. Sederhananya, urutan warna pada kedua ujung kabel sama. Pada kabel straight, pin 1 di salah satu ujung kabel terhubung ke pin 1 pada ujung lainnya, pin 2 terhubung ke pin 2 di ujung lainnya, dan seterusnya.
Jadi, ketika PC mengirim data pada pin 1 dan 2 lewat kabel straight ke Switch, Switch menerima data pada pin 1 dan 2. Nah, karena pin 1 dan 2 pada switch tidak akan digunakan untuk mengirim data sebagaimana halnya pin 1 dan 2 pada PC, maka Switch menggunakan pin 3 dan 6 untuk mengirim data ke PC, karena PC menerima data pada pin 3 dan 6.


- Kabel cross, digunakan pada saat kita mau menyambungkan computer ke computer lain,atau kabel ini digunakan kalau kita mau menghubungkan 2 komputer atau hub ke hub, dengan kata lain kabel cross di gunakan untuk menyambungkan dua perangkat jaringan yang sama.
Pada gambar, pin 1 dan 2 di ujung A terhubung ke pin 3 dan 6 di ujung B, begitu pula pin 1 dan 2 di ujung B yang terhubung ke pin 3 dan 6 di ujung A. Jadi, pin 1 dan 2 pada setiap ujung kabel digunakan untuk mengirim data, sedangkan pin 3 dan 6 pada setiap ujung kabel digunakan untuk menerima data, karena pin 1 dan 2 saling terhubung secara berseberangan dengan pin 3 dan 6.


Perbedaan Reques Time Out dengan Destination Unreacable :

Request Time Out adalah ketika Komputer server tidak merespon permintaan koneksi dari klien setelah beberapa lama (jangka waktu timeout bervariasi) antara lain karena :

1. Utilisasi/pemakaian bandwidth sudah penuh. solusi harus upgrade kecepatan,
2. Kualitas akses jaringan (wireless/wireline) kurang bagus,
3. Website yang dituju memiliki delay yang tinggi, sehingga ping timeout,
4. Koneksi ke IP tersebut putus,
5. Port di komputer tersebut ditutup.
6. Adanya Firewall
7. Kabel rusak atau tidak terpasang denga benar.

Cara Mengatasinya :
1. Check kembali penulisan IP Tujuan pada sintaks ping,
2. Check kembali apakah pemasangan kabel sudah tepat di Komputer tujuan,
3,Check kembali NetID pada computer tujuan,
4, Matikan Firewall di kedua computer.

Destination unreachable terjadi jika host, jaringan, port atau protokol tertentu tidak dapat dijangkau. Hal ini dikarenakan :

1. Kabel jaringan,LAN Card atau Wireless USB kemungkinan tidak terhubung ke PC atau perangkatnya rusak.
2. HUB/SWITCH tidak di nyalakan atau rusak
3. Status “Local Area Connection” masih “Disable” pada Network Connection din Control Panel
.
Penyelesaiannya :

Masalah 1 : hubungkan perangkat jaringan tersebut dengan baik pada posisinya,jika perangkat rusak maka perlu di ganti posisi PCI untuk LAN Card ke slot yang baru (jika tidak berdampak sama sekali maka gantilah dengan baru), Jika perangkat adalah Wireless USB,maka pastikan lampu indicator menyala dan coba di pindahkan ke port USB yang lain (jika tidak berdampak sama sekali maka gantilah perangkat dengan yang baru).

Masalah 2 : Nyalakan HUB/SWITCH dan coba pindahkan kabel jaringan komputer target ke slot yang lain ,lalu coba tes koneksi lagi.Jika tidak ada perubahan setelah di cek dengan penyelesaian masalah 1 maka dapat di pastikan HUB/SWITCH anda rusak,sehingga harus di perbaiki atau di ganti dengan yang baru.
Masalah 3 : Klik kanan pada Local Area Connection yang disable dengan warna abu abu lalu klik enable dan coba lakukan tes koneksi lagi.

Sreach . . .

- Copyright © Aoi Hasu -